Labels

Diberdayakan oleh Blogger.

Rabu, 21 Juni 2017

Sebelum Aku Pulang


Sebelum aku pulang, izinkan aku titipkan kesederhanaan cinta yang tak pernah terucap, pada kalimat-kalimat yang menerobos begitu saja dalam benak ini.
Jarak
Lautan memang menjadi tapal batas pemisah;
dua daratan dengan budaya yang berbeda.
Namun, Aku tau langit adalah penyatu;
dua insan yang beradu rindu.

Jarak II
Bersabarlah kasih;
Bulan adalah teman setia,
bagi mereka yang memacu rindu dalam do’a.
Angin adalah kantor pos 24 jam;
yang sedia menghantarkan surat-surat  rindu padamu.
Hujan adalah melodi nan indah;
bagi kita yang terpaut akan nostalgia.
Maka jarak bukanlah apa-apa;
hanya sebagian pupuk penumbuh rindu;
untuk bersua dengan dirimu kasih.

Yogyakarta, 21 Juni 2017 (pra mudik)
Selengkapnya...

Kamis, 01 Juni 2017

Pancasila

Oleh: B.S.H.
Kau berkata ketuhanan yang maha esa;
namun kau esakan egomu, mentuhankan Rupiah.
Kau berkata kemanusiaan yang adil dan beradab;
Namun adakah dari kalian yang adil dan berdab ?
tatkala penindasan kau diamkan;
tatkala keadilan diobral murah dalam pengadilan;
hukum kau mainkan.
Rakyat desa berjuang untuk tanah;
kau asik membagi tanah kepada asing sana.
Kau berkata persatuan Indonesia;
namun kau ikut memecah belah;
 kanan kau rangkul, kiri kau pukul.
Persatuan hanyalah persatuan satu aliran;
Persatuan hanya ada dalam warna: warna partai politik.
Persatuan hanya adalah dalam satu tindakan: korupsi bersama.
Kau berkata kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan;
namun kebijakanmu tidak merakyat.
Kau berkata keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia;
Ah sudahlah ! kau adil untuk keturunanmu,
kami rakyat bukan keturunanmu.
 rakyat indonesia : hanya seonggok keluarg kecilmu.
Sekarang,
masihkah kau berani berteriak kau adalah pancasila ?
Sedangkan kau bersenggama dengan penindasan
dan ketidakadilan.

Asrama Bogani Yogyakarta, 01 Juni 2017 
Selengkapnya...

Manusia Pancasila

Oleh : B.S.H.
Adakah manusia pancasila ?
Aku ingin bertemu manusia yang menuhankan Tuhan yang esa;
bukan rupiah.
Aku ingin bertemu dengan manusia yang adil dan beradab;
bukan yang biadab.
Aku ingin bertemu dengan manusia yang mengedepankan persatuan indonesia;
bukan pemecah belah.
Aku ingin bertemu dengan manusia yang merakyat dan memimpin dengan hikmat kebijaksanaan;
bukan dengan ancaman dan penindasan.
Aku ingin bertemu dengan manusia yang adil untuk semua rakyat;
bukan adil untuk para kerabat dekat.
Aku ingin bertemu dengan manusia pancasila;
manusia yang di inginkan indonesia;
manusia yang dicita-citakan pendiri bangsa.
Namun sampai sekarang masih belum bertemu;
ataukah dia hanya impian semu,
untuk sebuah ilusi,
demi menggerogoti ibu pertiwi.

Asrama Bogani Yogyakarta, 01 Juni 2017
Selengkapnya...
 

#About

Hai, terimakasih telah berkunjung. Saya adalah bongkahan kesederhanaan yang diberi nama Bagus Setiawan Hardono. Berasal dari desa Muntoi Timur, Bolaang Mongondow, Sulawasi Utara

#Blogroll


#Blogger news